Home » » Sejak Umur Berapa Anak Bisa Mandiri? Ini 4 Tipsnya

Sejak Umur Berapa Anak Bisa Mandiri? Ini 4 Tipsnya

Dalam kehidupan berkeluarga satu atap rumah, orang tua memililki peranan penting untuk membantu kehidupan masa depan seorang anak. Dengan kata lain, orang tua harus mendidik dan mengetahui sejak kapan anak harus bisa mulai untuk belajar mandiri. Biasanya orang tua selalu membahagiakan anaknya  pada usia dini diantara umur 6 – 12 tahun artinya pada saat mengenyam pendidikan sekolah dasar, namun ketika anak mulai beranjak ke SMP sebaiknya kita mulai beritahukan hal penting agar anak kita bisa mulai mandiri sepeti mulai masak sendiri dengan alat masak kesukaanya, membantu perkerjaan rumah dan tidak lupa mengerjakan kewajibannya sebagai pelajar.

Sejak Umur Berapa Anak Bisa Mandiri? Ini 4 Tipsnya

Pada umumnya, pada saat seorang anak mulai masuk ke pendidikan SMP seharusnya sudah terbiasa dan harus di kenali apa itu hidup mandiri dengan tujuan agar tidak kaget dan siap untuk menjadi dewasa seiring dengan pertumbuhannya. Selain itu, hal ini juga harus di dukung dengan beberapa pengalaman, edukasi dan cerita yang di berikan kepada anak agar orang tua saat itu menjadi contoh untuk anak bagaimana untuk menjadi orang dewasa dengan cara hidup sendiri, mandiri tanpa bantuan orang lain. Dengan demikian, hal ini di lakukan demi masa depan anak nantinya dan masa depan orang tua juga. Berikut ada beberapa tips yang bisa di lakukan untuk mengajarkan kepada anak bagaimana cara hidup mandiri.

Keinginan Anak
Pada hal ini kita sebagai orang tua harus bisa mengendalikan dan memfilter semua keinginan anak artinya setiap keinginan anak pasti berbeda dan apakah hal tersebut bermanfaat dan berguna untuk dirinya sendiri atau orang lain. Oleh karena itu, kita sebagai orang tua harus dapat menjelaskan kepada anak apa manfaat dan bahayanya jika memiliki hal tersebut. Cobalah untuk mengajarkan hal teresebut kepada anak secara perlahan agar anak kita mengerti dan memahami maksudnya.

Hukuman dan Hadiah
Setiap perilaku anak sebaiknya kita berikan reward atau hadiah agar mereka bersemangat dan terpacu untuk melakukan hal tersebut dan sebaliknya jika tidak bisa mendapatkannya kita bisa memberikan hukuman tentunya. Pada kasus ini, tanggapan pada anak pastinya berbeda namun kita akan bisa melihat bagaimana dia bisa menemukan caranya sendiri dan akan mengerti bahwa segala yang kita kerjakan pasti akan di nilai dan memiliki maknanya. Dan ini adalah langkah mudah untuk si anak belajar lebih mandiri.

Kasih dan Perhatian
Anak adalah seseorang yang di lahirkan dari rahim ibu dan pada dasarnya seorang anak pasti masih memerlukan kasih dan perhatian sebelum dia baligh dan mulai bertumbuh kepada masa remaja. Dengan memberikan perhatian, kita sudah memastikan bahwa anak kita merasakan bahagia serta memberikan edukasi setiap apa yang dia lakukan artinya kita dapat memberikan perhatian dan kasih sayang dengan memberitahu mana yang benar dan salah. Tujuan ini di lakukan untuk mengajarkan anak agar lebih mandiri dan dapat mengambil keputusan.

Jangan Terlalu Melarang
Pada kasus ini, ketika anak ingin mengeskplor sesuatu dengan rasa penasarannya yang tinggi sebaiknya kita dukung dan dorong untuk bisa menggapainya karena kemungkinan ini akan menjadi hobi anak kita yang akan menjadi bakatnya di masa depan nanti. Biarkan anak melakukan sesuatu selama dalam hal yang wajar dan baik.

Sebagai kesimpulan, kita sebagai orang tua membutuhkan anak pada masa kini dan masa depan karena hanya anak kita yang dapat menolong orang tua di masa depan nanti. Oleh karena itu, anak adalah hal yang paling berharga dan amanat dariNya untuk di jaga. 
Thanks for reading Sejak Umur Berapa Anak Bisa Mandiri? Ini 4 Tipsnya

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar